Di pagi hari ku buka jendela kamarku, lalu ku keluar dari kamarku. Melihat, mendengar dan merasakan itu yang ku rasakan sekarang.
Melihat burung yang berkicau di pagi hari.
Mendengar suara burung di sekitarnya.
Merasakan sejuknya pagi hari, hanya itu yang ku rasakan sekarang, tiba-tiba ada seseorang datang menghampiriku.
Melihat burung yang berkicau di pagi hari.
Mendengar suara burung di sekitarnya.
Merasakan sejuknya pagi hari, hanya itu yang ku rasakan sekarang, tiba-tiba ada seseorang datang menghampiriku.
“hayooh… tebak aku siapa?” tanya dia sambil menutup mataku
Saat itu aku merasakan ada perasaan yang susah tuk di ucapkan namun hanya bisa di rasakan
“entah lah, engkau siapa?” jawabku sambil tersenyum.
Saat itu aku merasakan ada perasaan yang susah tuk di ucapkan namun hanya bisa di rasakan
“entah lah, engkau siapa?” jawabku sambil tersenyum.
Lalu ia membuka mataku, dan aku lihat ia orang yang ku sayang…
Lalu ku duduk di bawah pohon bersamanya. Ku lihat wajahnya, ku tatap matanya dan ku lihat senyum manis di bibirnya. “Maafkan aku nit, aku harus mengatakan ini sekarang, meski ini berat bagiku tapi ku harus mengatakan nya” ucap aldi.
“apa yang ingin engkau katakan” ucapku sambil merasa penasaran
“aku harus meninggalkanmu mungkin hari ini saja ku bisa bersamamu lagi” ucap aldi sambil memegang tanganku.
Lalu ku duduk di bawah pohon bersamanya. Ku lihat wajahnya, ku tatap matanya dan ku lihat senyum manis di bibirnya. “Maafkan aku nit, aku harus mengatakan ini sekarang, meski ini berat bagiku tapi ku harus mengatakan nya” ucap aldi.
“apa yang ingin engkau katakan” ucapku sambil merasa penasaran
“aku harus meninggalkanmu mungkin hari ini saja ku bisa bersamamu lagi” ucap aldi sambil memegang tanganku.
hatiku sakit mendengar ucapan itu langsung dari mulutnya, air mataku perlahan lahan membasahi pipiku, tak sanggup ku merasa sakit yang kurasa kini. Perlahan-lahan ia melepaskan pegangan tangan nya…
“maafkan aku” ucap dia sambil tersenyum.
“maafkan aku” ucap dia sambil tersenyum.
Lalu ia pergi tinggalkan aku, yang ku rasa kini kehilangan, hidupku terasa berbeda saat ku kehilangannya, dan kini aku mengerti apa itu “KEHILANGAN”
ia hanya meninggalkan senyum dan kenangan.
ia hanya meninggalkan senyum dan kenangan.
ya tuhan… Betapa bahagianya saat bersamanya, dan betapa sakitnya berpisah dengan nya. Kini ku mengerti arti kasih sayang dan kehilangan.
Setelah itu aku pulang ke rumahku.
Setelah itu aku pulang ke rumahku.
“Kenapa nak, kok kamu menangis?” ucap ibuku sambil ke bingungan.
Aku tak mampu tuk berkata apapun, aku hanya menjawab “tak apa-apa bu!” sambil berlari ke kamarku.
Ku mencoba tegar, aku harus hadapi semua ini. Aku coba bangkit dari masa lalu, dan kini ku coba membuka lembaran baru..
Aku tak mampu tuk berkata apapun, aku hanya menjawab “tak apa-apa bu!” sambil berlari ke kamarku.
Ku mencoba tegar, aku harus hadapi semua ini. Aku coba bangkit dari masa lalu, dan kini ku coba membuka lembaran baru..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar